Dua Keluarga Besar AGHIEL dan ERNI Bersatu Dalam Moment Sakral Pernikahan Putra – Putri Mereka

Img 20251123 wa0030

TANGERANG, suaramediaa.id – Pernikahan dua keluarga besar bapak H.Nahrawi dengan bapak Sihudi, atau yang lebih di kenal Bpk Goud Kp. Buaran Asam RT.007/005, Desa Tanjung Anom Kecamatan Mauk Kab.Tangerang berlangsung dalam suasana penuh haru dan kebahagiaan Minggu (23 /11/25).

Iyus sebagai perwakilan dari kelurga besar pengantin pria mengatakan, prosesi akad nikah pasangan kedua mempelai AGHIEL dengan ERNI tersebut, digelar di tempat kediaman bapak Sihudi pada pkl. 08 pagi yang di saksikan oleh keluarga besar kedua mempelai dan para tokoh masyarakat serta tamu undangan yang telah memenuhi ruangan acara pernikahan untuk menyaksikan momen sakral yang menjadi awal perjalanan keduanya menuju bahasa rumah tangga itu penuh khidmat.

Menurutnya, rombongan calon pengantin pria tiba membawa seserahan mahar berupa Cincin, mereka di sambut hangat oleh keluarga mempelai wanita. Sesuai adat iringan pengantin yang memakai pakaian adat, menambah kehidmatan prosesi penyambutan yang di tutup dengan pantun dengan penaburan beras kuning sebagai simbol restu keselamatan dan harapan baik bagi kedua mempelai.

Nuansa religius terasa mendalam saat pembacaan ayat suci Al-Qur,an oleh Qari internasional dengan lantunan merdu tersebut, menghadirkan ketenangan, dan mengundang keharuan seluruh tamu yang hadir.

“Memasuki inti acara, mahar diserahkan langsung oleh Ibunda mempelai pria (Ibu Patimah), dengan ibu Yumnah kepada keluarga mempelai wanita berupa seperangkat alat sholat, yang menjadi simbol kesungguhan serta kesiapan AGHIEL dalam membina rumah tangga yang sakinah mawadah warohmah. Prosesi akad nikah berjalan lancar dan suasana penuh ketenangan dengan satu kali lafaz, ijab Qobul di nyatakan sah oleh para saksi”.katanya.

Dengan menghadirkan para saksi yang juga merupakan tokoh masyarakat kampung Buaran Asam, baik dari pihak laki laki maupun perempuan, suasana haru pun kini memuncak, saat kedua mempelai resmi di persatukan sebagai suami istri, dengan penyematan cincin dan penyerahan buku nikah dari penghulu, menjadi penanda resmi awal menjadi kehidupan baru bagi kedua mempelai.

” Usai akad, tradisi mappasikarawa mengiringi langkah pasangan pengantin memasuki ballroom utama, dengan dukungan keluarga besar dan para hadirin, memberi warna kebesaran yang hangat dan penuh iringan do,a”.

1000485866

Selanjutnya, momen yang paling menyentuh hadir pada prosesi sungkem kedua mempelai bersimpuh memohon restu kepada orang tua masing – masing air mata haru mengalir, menjadi ungkapan cinta, keikhlasan untuk membangun keluarga baru yang sakinah mawadah warohmah, tradisi suapan, cacapan, serta nasihat dari orang tua kedua mempelai memperkaya makna hari istimewa itu.

Rangkaian pesan penuh kearifan tersebut, di lanjutkan dengan nasihat, kebahagiaan terpancar dari setiap wajah momen ini menjadi awal perjalanan baru diharapkan membawa keberkahan, ketentraman, dan kebahagiaan bagi AGHIEL dan ERNI dalam mengarungi bahtera rumah tangga bahagia baik dunia, maupun akhirat. Tutupnya

( Dadang )

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Notifikasi untuk berita terbaru Ya Tidak,Terima Kasih