Tangerang, suaramediaa.id – Pemerintah Kelurahan Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang. Menggelar acara silaturahmi dan buka bersama ramadhan 1447 Hijriah, bertempat di Aula Kelurahan tersebut, Jumat (13/3/26).
Acara dihadiri selain oleh Lurah Panunggangan Barat beserta jajaran, Babinsa, Binamas. Hadir pula, Ketua Forum RW dan para Ketua RT, Karang Taruna, Tokoh Masyarakat serta unsur Organisasi Masyarakat yang ada di wilayah tersebut.
Dalam sambutannya, Lurah Panunggangan Barat, Fitdina Aprianto, S.STP, M.Tr.IP, mengatakan selain guna terus meningkatkan silaturahmi antar tiga pilar dengan para Ketua RW dan RT juga unsur masyarakat, kegiatan ini pun bertujuan untuk mengimbau masyarakat khususnya yang ada di wilayah itu agar selalu menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan sekitar secara bersama-sama dari gangguan-gangguan keamanan, terlebih di bulan Ramadhan juga menjelang hari raya Idul Fitri.
“Di acara silaturahmi dan buka bersama ini, kami dari pihak kelurahan bersama juga binamas dan babinsa berharap sekaligus mengimbau kepada para ketua rw, rt, karang taruna, ormas dan para tokoh masyarakat. Utamanya dalam momentum ramadhan menjelang hari raya idul fitri ini, mari kita terus bersama-sama. Untuk mengantisipasi kerawanan atau tindakan kejahatan yang kemungkinan bakal ada di lingkungan kita masing-masing dengan saling berkoordinasi, karena yang kita lihat di berbagai wilayah melalui pemberitaan tindakan kejahatan sering kali terjadi dalam momentum menjelang hari raya idul fitri,” ungkap Fitdina Apriyanto.
Selain itu, kata Fitdina Apriyanto, setelah perayaan hari raya Idul Fitri pun para Ketua RW dan RT maupun masyarakat Kelurahan Panunggangan Barat tersebut di minta pula untuk ikut berperan aktif. Guna mendata dan melaporkan warga pemudik yang kemungkinan nantinya akan membawa sanak saudaranya untuk tinggal maupun menetap di Kota Tangerang.
“Setelah perayaan hari raya idul fitri, warga pemudik baik yang sudah menetap maupun yang tinggal sementara bisanya juga ada yang membawa sanak saudara dari kampung halamannya, dalam hal ini pemerintah kota tangerang tentunya tidak membatasi warga yang akan tinggal maupun menetap di kota ini, namun dengan catatan. Mereka harus memilih kemampuan atau skill, untuk menghindari juga meningkatkan jumlah pengangguran di kota tangerang ini nantinya,” tandas Fitdina Apriyanto.
(ksh)

