PAPUA, Sarmi — Hujan deras yang disertai angin kencang melanda kawasan Desa Wapoania pada Selasa malam, 25 Agustus 2026. Kondisi cuaca ekstrem tersebut tidak hanya menyulitkan jarak pandang, tetapi juga memicu insiden membahayakan ketika sebuah pohon berukuran besar tumbang dan melintang tepat di tengah badan jalan utama desa.
Peristiwa yang terjadi saat malam hari itu membuat situasi di sekitar lokasi menjadi gelap gulita. Batang pohon yang besar serta ranting-ranting lebat yang menutupi seluruh permukaan jalan mengakibatkan arus lalu lintas lumpuh total. Sejumlah kendaraan roda empat maupun roda dua yang melintas terpaksa menghentikan lajunya karena pergerakan kendaraan tidak dapat berlanjut sama sekali.
Di tengah guyuran hujan dan suasana malam yang mencekam, warga yang kendaraannya tertahan sempat kebingungan. Beruntung, informasi mengenai kejadian tersebut dengan cepat sampai kepada jajaran aparat teritorial. Tanpa membuang waktu, personel Batalyon Infanteri (Yonif) TP 809/NTM langsung bergerak cepat menuju titik lokasi untuk melaksanakan kegiatan perbantuan terhadap masyarakat yang sedang kesusahan.
Dengan membawa peralatan seadanya seperti gergaji mesin dan lampu penerangan darurat, para prajurit Yonif TP 809/NTM tiba di lokasi dan langsung bahu-membahu bersama warga setempat. Operasi pembersihan jalan di tengah malam tersebut dipimpin langsung oleh Letda Inf Bagus Wicaksana selaku perwira tertua dari unsur Personel Yonif TP 809/NTM yang berada di lapangan.
Di sela-sela proses evakuasi yang berlangsung penuh tantangan di bawah rintisan air hujan, Letda Inf Bagus Wicaksana menegaskan bahwa sudah menjadi kewajiban moral bagi seorang prajurit TNI untuk selalu sigap merespons setiap kesulitan yang dihadapi masyarakat, terlepas dari waktu maupun kondisi cuaca.
“Begitu kami menerima laporan darurat dari masyarakat terkait adanya pohon tumbang yang menutup akses vital di Desa Wapoania ini, kami langsung mengerahkan personel untuk turun tangan malam ini juga. Meskipun hujan deras dan kondisi gelap, keselamatan serta kelancaran aktivitas warga adalah prioritas kami. Kehadiran TNI di tengah masyarakat harus benar-benar dirasakan manfaatnya, terutama saat situasi darurat seperti sekarang,” tegas Letda Inf Bagus Wicaksana.
Berkat kerja keras, koordinasi yang solid, serta semangat gotong royong antara prajurit Yonif TP 809/NTM dan warga sekitar, proses pemotongan dan pemindahan batang pohon yang melintang akhirnya dapat diselesaikan dengan tuntas. Akses jalan yang sebelumnya tertutup rapat kini berhasil dibuka kembali, sehingga kendaraan dapat kembali melintas dengan aman.
Salah seorang warga setempat, Pak Iman, yang kendaraannya sempat terjebak di tengah jalan akibat insiden tersebut, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas bantuan cepat tanggap yang diberikan oleh jajaran TNI.
“Kami mewakili para pengguna jalan dan warga Desa Wapoania mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak-bapak TNI dari Yonif TP 809/NTM, khususnya kepada Letda Inf Bagus Wicaksana dan seluruh anggotanya. Di tengah malam yang gelap dan hujan lebat ini, mereka dengan sigap datang menolong kami membukakan jalan. Kalau bukan karena bantuan TNI, mungkin kami akan tertahan berjam-jam di sini. Sekali lagi, terima kasih atas kepedulian yang luar biasa ini,” ungkap Pak Iman penuh haru.
Menjelang larut malam, situasi di Desa Wapoania kembali aman dan kondusif. Arus lalu lintas kendaraan sudah kembali normal, dan warga dapat melanjutkan perjalanan mereka ke tempat tujuan masing-masing tanpa ada hambatan lanjutan. Aksi nyata ini kembali mempererat ikatan kemanunggalan antara TNI dan rakyat di wilayah penugasan.


