Gunung Kaler, suaramediaa.id – Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Sri Barokah Desa Kedung, Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang, terus menunjukan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan desa.
Di tahun 2025 ini, Bumdes Kedung meluncurkan program berupa pengembangan peternakan bebek petelur untuk ketahanan pangan.
Program ini diharapkan sebagai wujud nyata dalam meningkatkan produksi serta kualitas pangan lokal, berupa penyediaan telur bebek sebagai asupan makanan yang bernilai gizi tinggi.
Selain itu, keberadaan peternakan ini ditujukan untuk mendukung swasembada pangan di tingkat desa sekaligus memberikan peluang untuk peningkatan perekonomian bagi masyarakat lokal.
Hal ini di sampaikan Kepala Desa Kedung H. Saadulah, bahwa program ini tidak hanya sebatas usaha peternakan, dan juga sebagai sarana pemberdayaan masyarakat yang melibatkan warga setempat dalam pengelolaan, perawatan, hingga pemasaran hasil produksi Telor.
“Harapannya, program ini dapat menciptakan kemandirian pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui usaha yang berkelanjutan,” ungkap Saadulah Kamis (18/12/25).
Hal senada disampaikan Fatul Alam Al Hakim, selaku Ketua BUMDes Kedung mengatakan, ” BUMDes Sri Barokah Desa Kedung, telah mengelola Bebek petelur baru satu bulan, ” kata Fatul
” Jumlah populasi bebek yang di kelola Oleh BUMDes Kedung saat ini berjumlah 500 ekor dan telah menghasilkan telur sebanyak 300 sampai 360 telur ” Ucap Fatul.
Masih kata Fatul, untuk pemasarannya saat ini, ada yang nampung atau ada tengkulak yang datang pada setiap tiga hari sekali untuk mengambil telor ” Pungkasnya.
(Hery)
BUMDes Sri Barokah, Kelola Peternakan Bebek Telur, Menghasilkan 340 Butir Telur Perhari Untuk Ketahanan Pangan

