PAPUA, suaramediaa.id – Penguatan karakter generasi muda terus menjadi perhatian aparat teritorial di wilayah perbatasan. Hal ini tercermin dalam kegiatan pembekalan wawasan kebangsaan dan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) yang diberikan oleh Babinsa Koramil 1701-23/Skanto kepada peserta Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) OSIS MAN Keerom, Kamis (2/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan MAN Keerom, Kampung Jaifuri, Distrik Skanto, Kabupaten Keerom ini menghadirkan Sertu Andik Purnomo dan Koptu Agunawan sebagai narasumber utama. Pembekalan dilakukan secara terpadu, dimulai dari penyampaian materi di dalam kelas hingga praktik lapangan.
Dalam sesi kelas, para siswa dibekali pemahaman komprehensif mengenai wawasan kebangsaan yang mencakup nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, konsep bela negara, serta penguatan rasa cinta tanah air. Selain itu, peserta juga mendapatkan materi dasar kepemimpinan yang menekankan pentingnya integritas, tanggung jawab, dan keteladanan sebagai calon pemimpin masa depan.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan PBB di lapangan sekolah. Materi yang diberikan meliputi gerakan dasar seperti sikap sempurna, sikap istirahat, hadap kanan dan kiri, lencang kanan, balik kanan, hingga teknik berjalan di tempat, langkah biasa, langkah tegap, serta penghormatan. Latihan ini tidak hanya bertujuan membentuk kekompakan, tetapi juga menanamkan disiplin dan ketegasan dalam bertindak.
Babinsa Koramil 1701-23/Skanto menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan teritorial yang berkelanjutan, khususnya dalam membentuk karakter generasi muda di wilayah perbatasan.
“Melalui pembekalan ini, diharapkan para siswa memiliki pemahaman kebangsaan yang kuat, disiplin tinggi, serta jiwa kepemimpinan yang mampu menjawab tantangan ke depan,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator kegiatan LDKS OSIS MAN Keerom, Ibu Popy, S.Pd, menyampaikan apresiasi atas kontribusi Babinsa dalam mendukung pengembangan kapasitas siswa. Ia menilai materi yang diberikan sangat relevan dalam membentuk karakter pelajar yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki semangat nasionalisme yang tinggi.
“Dengan adanya pembekalan ini, kami berharap para siswa dapat mengimplementasikan nilai-nilai yang diperoleh, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat. Disiplin, rasa tanggung jawab, serta kecintaan terhadap tanah air menjadi fondasi penting bagi mereka sebagai generasi penerus bangsa,” ungkapnya.
Kegiatan ini sekaligus menunjukkan sinergi antara institusi pendidikan dan aparat kewilayahan dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, serta memiliki komitmen kebangsaan yang kokoh di wilayah Kabupaten Keerom. (Humas/Red)

