Gaza – Tim Search and Rescue (SAR) Palestina terlihat dalam momen-momen menegangkan pada Rabu (29/10/2025) pagi, berjuang mencari dan menyelamatkan warga yang tertimbun di bawah reruntuhan bangunan di Jalur Gaza. Upaya penyelamatan ini dilakukan menyusul serangkaian serangan udara yang dilancarkan oleh Israel sehari sebelumnya.
Video Dok ( 20.detik.com )
Sebuah video yang beredar memperlihatkan upaya heroik para petugas SAR yang dengan alat seadanya menggali puing-puing, berpacu dengan waktu untuk menemukan korban selamat yang mungkin terjebak setelah serangan udara masif yang menghantam kawasan padat penduduk di Gaza.
Tensi Meningkat Setelah Serangan
Serangan udara Israel pada Selasa (28/10/2025) diluncurkan setelah Israel menuduh kelompok Hamas melanggar perjanjian gencatan senjata yang rapuh di wilayah Palestina. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dilaporkan memerintahkan “serangan dahsyat” ke Gaza, menanggapi tuduhan pelanggaran tersebut.
Kantor Perdana Menteri Israel mengklaim bahwa Hamas telah melakukan pelanggaran gencatan senjata, meskipun Hamas sendiri membantah tuduhan tersebut dan balik menuding Israel mengarang alasan untuk melancarkan agresi baru.
Dampak Kemanusiaan
Serangan terbaru ini kembali memicu kekhawatiran besar akan keselamatan warga sipil di Gaza, yang telah berulang kali menjadi korban konflik. Sumber rumah sakit di Gaza melaporkan bahwa serangan udara Israel menewaskan belasan orang dan melukai puluhan lainnya di Kota Gaza dan Khan Yunis. Selain korban jiwa, serangan ini juga meninggalkan kerusakan infrastruktur parah, menambah beban kerja tim SAR dalam mengevakuasi dan mencari para korban di antara puing-puing.
Meningkatnya ketegangan ini terjadi di tengah kesepakatan gencatan senjata yang sebelumnya telah ditengahi oleh mediator internasional, yang kini kembali berada di ujung tanduk.
( Rh99 )

