Hikmah di Balik Kewajiban Shalat Jumat : Mutiara SMID

Jb

🕌 Jumat mubarok.

SuaramediaaSetelah melaksanakan sholat Jumat, kita diingatkan kembali betapa istimewa dan agungnya hari Jumat dalam Islam. Hari ini sarat dengan keberkahan, di mana berbagai amalan yang dilakukan akan mendatangkan pahala berlipat ganda dari Allah SWT. Di antara sekian banyak amalan, menunaikan shalat Jumat dua rakaat bagi laki-laki adalah sebuah kewajiban yang menyimpan hikmah mendalam.

Shalat Jumat bukan sekadar ritual mingguan, melainkan sebuah ibadah wajib yang telah ditetapkan bagi setiap muslim laki-laki yang sudah memenuhi syarat (mukallaf). Oleh karena itu, sudah selayaknya setiap muslim laki-laki bersegera memenuhi panggilan kewajiban yang dilaksanakan satu pekan sekali ini.

🕌 Mutiara SMID. Dakwah Dan keagamaan

Kewajiban shalat Jumat ditegaskan langsung dalam Al-Qur’an:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَى ذِكْرِ اللَّهِ

Artinya:

Wahai orang-orang yang beriman! Apabila telah diseru untuk melaksanakan shalat pada hari Jumat, maka segeralah kamu mengingat Allah.” (QS Al-Jumu’ah [62]: 9)

Menurut penafsiran para ulama, seperti yang disampaikan Syekh Wahbah Zuhaili dalam kitab tafsirnya, ayat ini menjadi dalil yang sangat jelas bahwa hukum shalat Jumat adalah fardhu ‘ain (kewajiban individual). Artinya, jika dikerjakan akan mendapat pahala, dan jika ditinggalkan tanpa uzur syar’i akan berdosa. Kewajiban ini berlaku bagi setiap muslim laki-laki yang sudah baligh, berakal, merdeka, dan bermukim di tempat tinggalnya (mustauthin).

Salah satu ulama Al-Azhar Mesir, Syekh Ali Ahmad al-Jurjawi, dalam kitabnya Hikmatu at-Tasyri’ wa Falsafatuh, menjelaskan bahwa shalat Jumat memiliki banyak hikmah agung bagi umat Islam, di antaranya:

1. Mempererat Persatuan Umat

Shalat Jumat mewajibkan umat Islam berkumpul dalam satu shaf di belakang imam. Hikmahnya adalah menciptakan persatuan yang nyata, sebab shalat Jumat tidak sah kecuali dilakukan secara berjamaah. Berkumpulnya ribuan orang dalam satu waktu dan tempat yang sama merupakan manifestasi dari kesatuan hati dan tujuan.

2. Menumbuhkan Rasa Cinta dan Persaudaraan (Ukhuwah)

Pelaksanaan shalat Jumat menjadi perantara terjalinnya hubungan persaudaraan (ukhuwah) yang lebih erat. Pada hari Jumat, kaum Muslimin meninggalkan segala aktivitas duniawi dan kesibukan materi untuk berkumpul di masjid. Pertemuan mingguan ini mendorong mereka untuk saling menyapa, memperhatikan kondisi sesama, dan memperkuat ikatan emosional.

3. Media Saling Mengenal

Berkumpulnya umat Islam dari berbagai latar belakang di satu tempat yang sama menjadi kesempatan emas untuk saling mengenal (ta’aruf). Shalat Jumat menjembatani perkenalan antar individu, kelompok, dan komunitas, sehingga menghilangkan sekat-sekat sosial dan menumbuhkan rasa kekeluargaan.

4. Pendidikan Akhlak melalui Khutbah

Melalui khutbah Jumat, umat Islam mendapatkan nasihat-nasihat dan bimbingan rohani yang mendalam untuk perbaikan diri, baik dalam urusan dunia maupun akhirat. Khutbah berfungsi sebagai pengingat mingguan yang efektif, mendidik jiwa, dan memotivasi jamaah untuk meningkatkan ketakwaan dan amal saleh.

5. Keistimewaan Hari Jumat

Hari Jumat sendiri adalah hari yang istimewa, di mana di dalamnya terdapat banyak kejadian luar biasa dan keberkahan. Dengan menunaikan shalat di hari ini, umat Islam turut memuliakan waktu yang agung tersebut, serta memelihara diri agar senantiasa dekat dengan Allah SWT.

Menunaikan shalat Jumat adalah wujud kepatuhan kita kepada Allah SWT sekaligus media untuk meraih kemaslahatan dunia dan akhirat, serta menguatkan tali persaudaraan dan persatuan umat Islam.


(Rf99)

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Notifikasi untuk berita terbaru Ya Tidak,Terima Kasih