Bogor Jabar, suaramediaa.id – Dalam rangka memperkuat kapasitas politik, ideologi, serta komitmen kader terhadap perjuangan partai, ribuan peserta dengan antusias mengikuti penguatan nilai kebangsaan pendidikan Kader pertama Partai Kebangkitan Bangsa bertempat
di M-One Hotel, Sukaraja. Pendidikan Kader Pertama (PKP) Loyalis Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengadakan kegiatan yang diikuti oleh ribuan kader dan seluruh struktur pengurus, mulai dari DPC, DPAC, hingga ranting. Minggu (07/12/25).
Pendidikan Kader Pertama tersebut menjadi momentum penting bagi PKB Kabupaten Bogor dalam mempersiapkan kader yang tidak hanya loyal, tetapi juga memiliki kapasitas intelektual, etika politik, serta pemahaman mendalam tentang dinamika kebangsaan dan arah pembangunan nasional. “Bahwa proses kaderisasi merupakan jantung dari konsolidasi partai, kader yang kuat bukan hanya ditandai oleh soliditas organisasi, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, memahami realitas sosial, serta memiliki komitmen terhadap nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jama’ah sebagai landasan perjuangan PKB,” kata Ketua DPC PKB Kabupaten Bogor Edwin Sumarga, S.H.
Ia melanjutkan, pendidikan kader ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi investasi jangka panjang untuk masa depan PKB di Kabupaten Bogor. “Kita ingin melahirkan kader yang tidak hanya loyal, tetapi juga berpengetahuan luas, mampu membaca perubahan zaman, serta memahami peta sosial-politik secara akademik dan komprehensif”.
Lanjut Edwin Sumarga SH, mengatakan, pentingnya integritas dan pengabdian kader terhadap masyarakat, kader PKB harus hadir sebagai problem solver di tengah masyarakat. Jelas Edwin Sumarga SH.
“Mereka harus memahami persoalan publik, mulai dari kemiskinan, kesehatan, pendidikan, hingga tata kelola desa. Dengan pendekatan ilmiah, empati sosial, serta semangat pengabdian yang tinggi,” ujar Edwin.
Dirinya juga menyoroti pentingnya kader yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi di Era digital, menuntut kita untuk cerdas, adaptif, dan komunikatif. Kader PKB wajib menguasai literasi digital, data, serta strategi komunikasi publik yang efektif. Tanpa kemampuan itu, partai akan tertinggal dalam dinamika politik modern terangnya.
Para peserta mendapatkan materi mengenai Ideologi dan sejarah PKB, nilai-nilai kebangsaan dan Keislaman. Strategi komunikasi politik, etika kepemimpinan, penguatan organisasi dan peran struktur di tingkat desa. Pemateri terdiri dari pengurus wilayah, akademisi, hingga praktisi politik yang memberikan perspektif luas dan mendalam untuk membentuk kader yang matang secara pemikiran dan juga karakter.
“Pendidikan Kader Pertama ini menjadi fondasi untuk mempersiapkan PKB menyongsong berbagai agenda politik, termasuk penguatan basis di Kabupaten Bogor dan konsolidasi menuju pemilu dan pilkada mendatang,” ungkapnya.
Menurutnya, kita tidak boleh berpikir pendek. Kader PKB harus bergerak bersama dengan visi besar, membangun masyarakat yang adil, sejahtera dan berpendidikan. “Setiap kader adalah duta perubahan di wilayahnya masing-masing, dengan semangat persatuan dan tekad untuk memperkuat peran PKB sebagai pilar demokrasi di Kabupaten Bogor,” pungkasnya.
(Rudy Tamami)
Ribuan Peserta Pendidikan Kader Pertama PKB, Antusias Mengikuti Penguatan Nilai Kebangsaan

