JAKARTA, SUARAMEDIAA.ID – Komitmen memperkuat kerukunan umat beragama dan menjaga pelestarian rumah ibadah kembali ditegaskan dalam pertemuan antara Menteri Agama Republik Indonesia, didampingi Staf Khusus Menteri Agama Bidang Hubungan Internasional, H. Gugun Gumilar, M.A., Ph.D., dengan Yoshua Rivaldo, yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi GERMASA.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat, penuh keakraban, dan semangat kebangsaan. Berbagai isu strategis dibahas, di antaranya penguatan moderasi beragama, peningkatan toleransi, serta kolaborasi lintas umat beragama sebagai fondasi untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Selain itu, pembahasan juga menyoroti pentingnya pelestarian rumah ibadah sebagai bagian dari warisan sejarah, budaya, dan identitas bangsa. Perhatian khusus diberikan terhadap Gereja Immanuel Jakarta dan Masjid Istiqlal yang selama ini menjadi simbol harmoni, toleransi, serta kehidupan beragama yang damai di Indonesia.
Ketua komisi GERMASA Yoshua Rivaldo, menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah dan pengelola rumah ibadah memiliki peran penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang rukun, damai, dan saling menghormati.
«”Kerukunan umat beragama merupakan modal utama dalam menjaga persatuan Indonesia. Rumah ibadah bukan hanya menjadi tempat beribadah, tetapi juga simbol persaudaraan, dialog, dan kebersamaan yang harus terus dijaga serta dilestarikan,” ujar Yoshua Rivaldo.»
Sementara itu, H. Gugun Gumilar menyampaikan bahwa Kementerian Agama RI terus berkomitmen memperkuat moderasi beragama melalui pembangunan ruang dialog yang inklusif, sehingga seluruh elemen masyarakat dapat berkontribusi dalam menjaga keharmonisan kehidupan berbangsa dan bernegara.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mempererat kerja sama antara pemerintah dan pengelola rumah ibadah, sekaligus memperkuat semangat toleransi, persaudaraan, dan penghormatan terhadap keberagaman sebagai kekuatan utama bangsa Indonesia.
(Red/Tim)
