Aktivis dan tim advokasi hukum GPPMI audiensi dengan Kasubnit Resmob Jakarta Selatan - Suara Media
Headlines

Aktivis dan tim advokasi hukum GPPMI audiensi dengan Kasubnit Resmob Jakarta Selatan

Jakarta Selatan, suaramediaa.id – 6 Oktober 2026, Aktivis dan Tim Advokasi Hukum Gerakan Pemuda Pemerhati Masyarakat Indonesia (GPPMI) melakukan koordinasi dan audiensi dengan Kasubnit Resmob Jakarta Selatan. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi serta sinergi antara elemen pemuda, pendamping hukum, dan aparat penegak hukum.

Dalam kegiatan tersebut, Tim Advokasi Hukum GPPMI diwakili oleh Kornas GPPMI Jonathan Panjaitan, Ketua Tim Advokasi Hukum Yoshua Rivaldo, serta anggota tim Farhan.

Audiensi berlangsung dalam suasana koordinatif dengan membahas sejumlah hal yang berkaitan dengan persoalan hukum dan kepentingan masyarakat. Pertemuan tersebut juga menjadi ruang komunikasi untuk menyampaikan aspirasi serta mencari langkah penyelesaian terhadap berbagai persoalan yang membutuhkan perhatian dari aparat penegak hukum.

Ketua Tim Advokasi Hukum GPPMI, Yoshua Rivaldo, mengatakan bahwa koordinasi dengan aparat penegak hukum merupakan bagian penting dalam membangun komunikasi yang konstruktif.

Menurutnya, setiap persoalan hukum perlu dikomunikasikan secara baik dengan tetap mengedepankan ketentuan peraturan perundang-undangan, profesionalitas, serta kepentingan masyarakat.

“Koordinasi seperti ini penting untuk membangun komunikasi yang baik antara masyarakat, aktivis, tim advokasi hukum, dan aparat penegak hukum. Kami berharap setiap persoalan dapat dikawal secara objektif dan diselesaikan sesuai dengan mekanisme hukum yang berlaku,” ujar Yoshua.

Sementara itu, Jonathan Panjaitan menegaskan bahwa keberadaan GPPMI tidak hanya berkaitan dengan aktivitas kepemudaan, tetapi juga mendorong kepedulian terhadap berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Ia menilai komunikasi langsung dengan aparat penegak hukum diperlukan agar informasi dan aspirasi masyarakat dapat disampaikan melalui jalur yang tepat.

“Yang paling utama adalah membangun komunikasi dan sinergi. Kami ingin setiap persoalan masyarakat dapat disampaikan secara konstruktif dan mendapatkan perhatian sesuai kewenangan masing-masing,” kata Jonathan.

Audiensi tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan komunikasi antara GPPMI dan jajaran kepolisian, khususnya dalam konteks kepentingan masyarakat serta upaya menciptakan penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan.

GPPMI juga menyatakan komitmennya untuk terus mengawal berbagai persoalan masyarakat dengan tetap mengedepankan dialog, kepatuhan terhadap hukum, serta prinsip praduga tak bersalah dalam setiap proses penanganan perkara.

(Tim/Red)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Notifikasi untuk berita terbaru Ya Tidak,Terima Kasih