Dorong Kemandirian Pangan di Yapsi, Yonif TP 814/JZA Panen Ratusan Ikan Nila Bersama Warga Papua

Img 20260116 wa0002

PAPUA, suaramediaa.id – Yonif TP 814/JZA, Brigif TP 80/Kurare, Kodam XVII/Cendrawasih melaksanakan panen ikan yang dipimpin oleh Komandan Batalyon (Danyon) TP 814/JZA, Letkol Inf Bayu Setia Yogasara, S.Hub.Int, aksi panen raya ikan nila ini bersama empat mama-mama Orang Asli Papua (OAP) di Marceling Area Yonif TP 814/JZA, Distrik Yapsi, Rabu (14/1/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIT ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah strategis TNI untuk menjamin pemenuhan gizi protein tinggi sekaligus memicu geliat ekonomi mandiri bagi warga di wilayah perbatasan tersebut.

Dalam arahannya, Letkol Inf Bayu Setia Yogasara menegaskan bahwa kehadiran 10 keramba yang menampung 3.000 ekor ikan nila saat ini adalah bukti nyata komitmen TNI sebagai solusi kesulitan rakyat. “Ini merupakan panen ikan perdana kami bu, semoga ini bisa membantu kebutuhan protein pangan bagi masyarakat sekitar.” Penyampaian Komandan saat memberikan sambutan kepada masyarakat yang datang.

Batalyon juga menargetkan kedepannya “Tujuan utama kami adalah dapat menunjang gizi masyarakat Yapsi. Kami ingin mendorong agar produksi ini tidak hanya dikonsumsi mentah, tapi diolah menjadi produk jadi yang punya nilai jual lebih tinggi,” tegas Letda Inf Ivan Bramanto,S.P.

Keberhasilan panen ini didukung penuh oleh jajaran perwira dan prajurit spesialis ikan, di antaranya Dankima Kapten Inf Riyanto, Danki Peternakan Letda Inf Ivan Bramanto, S.P., serta Danton Peternakan Letda Inf Aldi Lukluk. Melihat antusiasme warga, pihak Batalyon berencana melakukan ekspansi besar dengan menambah jumlah keramba yg lebih banyak dari sebelumnya dalam waktu dekat. Penambahan ini akan difokuskan pada budidaya ikan nila dan lele untuk mempercepat distribusi pangan berprotein ke rumah-rumah warga.

Suasana haru sekaligus penuh semangat mewarnai prosesi panen ikan nila. Keempat warga yang hadir, yakni Ibu Magdalena, Ibu Selviana, Ibu Amelia Numberi, dan Ibu Naomi Pareuri, masing-masing pulang dengan satu kantong plastik penuh ikan segar. Ibu Selviana, yang sebelumnya sempat berhenti membudidaya lele karena kendala air, mengaku mendapatkan kepercayaan dirinya kembali. “Sa pu keramba lele dulu pak, tapi sa tidak lanjut lagi karena air su kering. Hari ini sa lihat sendiri, sa ingin kembali budidaya nila dan lele supaya bisa makan sendiri dan jual ke pasar,” ungkapnya penuh harap.

Kegiatan ini ditutup dengan penyerahan hasil panen secara simbolis kepada masyarakat. Pemanfaatan lokasi di Marceling Area yang khusus disediakan untuk keramba ikan terbukti efektif menjadi pusat edukasi perikanan bagi warga sekitar. Menutup rangkaian aksi tersebut, Letda Inf Aldi Lukluk menyampaikan pesan emosional mengenai semangat kekeluargaan antara TNI dan warga Papua. “Semoga langkah kecil ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat sekitar kita,” pungkasnya di hadapan para prajurit. (Humas/Red)

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Notifikasi untuk berita terbaru Ya Tidak,Terima Kasih