Lurah Pakuhaji Laksanakan Giat Poging di Kampung Pondok Lor RT.03/03 Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang

Img 20251110 wa0001

TANGERANG, suaramediaa.id – Dalam upaya mencegah penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) Pemerintah Kelurahan Pakuhaji Minggu (09/11/25) melaksanakan kegiatan poging atau pengasapan di wilayah Kampung Pondok Lor RT.03/03 . Kelurahan Pakuhaji, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang

Kegiatan ini di lakukan sebagai tindak lanjut atas adanya laporan warga setempat, soal kasus warga yang terindikasi gejala demam berdarah (DBD)

Dengan adanya kejadian tersebut Lurah Pakuhaji Uci Sanusi langsung dan bergerak cepat merespon adanya laporan serta melaksanakan giat Pogung di desa tersebut, untuk mengantisipasi perkembangan jentik nyamuk Aedes aegypti yang mematikan.

1000468239

Kegiatan poging di lakukan bersama Cabang Dinas Kesehatan dari Puskesmas Pakuhaji, dan dihadiri oleh Babinsa, Binamas, Kepala Puskesmas serta kasie Trantib Kecamatan Pakuhaji turut hadir dalam kegiatan itu.

Giat tersebut dimulai pada pagi hari pukul 10 dengan menyilir area pemukiman padat penduduk dan juga menyisir genangan yang stagnan saluran air pekarangan rumah serta tempat – tempat yang dianggap rawan menjadi sarang nyamuk yang mematikan.

Lurah Pakuhaji Uci Sanusi dalam keterangan memaparkan bahwa kegiatan ini merupakan langkah cepat dan tanggap pemerintah untuk melindungi kesehatan warganya. Poging ini hanya salah satu ikhtiar yang paling penting tetap menjaga 3 M. Menguras, Menutup, dan Mengubur barang barang bekas. Ujarnya

Proses poging berjalan lancar berkat dukungan penuh dari warga masyarakat RT.03/03 Kelurahan Pakuhaji yang ikut serta membantu dengan membuka pintu dan jendela rumah saat proses pogging berlangsung, hal itu untuk memastikan efektivitas pengasapan tersebut.

Selain pogging, tim kesehatan Puskesmas juga memberikan edukasi tentang pentingnya pencegahan nyamuk demam berdarah ( DBD ) termasuk pentingnya pemberantasan sarang nyamuk ( PSN ) secara rutin jelas Uci.

Untuk mengantisipasi penyebaran nyamuk Aedes Aegypti yang dapat menyebabkan penyakit demam berdarah, atas dasar laporan dari warganya, Lurah Pakuhaji Uci Sanusi langsung melakukan pogging atau pengasapan dengan cepat merespon dengan cepat.

Menurutnya, pemberantasan penyakit DBD harus terintegrasi mulai dari pencegahan, penemuan penderita pengamatan penyakit penyelidikan epidemiologi penanggulangan dan penyuluhan kepada warga masyarakat untuk mencegah terjadinya penyakit demam berdarah ( DBD ) dengan membutuhkan dukungan dari masyarakat melalui program 3 M plus tutupnya.

( Dadang )

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Notifikasi untuk berita terbaru Ya Tidak,Terima Kasih